Thursday, February 16, 2017

TERNAK SENDIRI UDANG KARA MAKANAN ESKLUSIF DI HOTEL



Lobster air tawar (LAT) saintifiknya Cherax Quadricarinatus merupakan jenis Red Claw, jenis krustasia yang hidup di sungai-sungai kecil di utara Australia.Walaupun saiznya lebih kecil berbanding udang kara laut, tetapi isinya mendapat permintaan tinggi kerana isinya lebih enak.

Dulu makanan lobster sering dikaitkan dengan golongan ‘bangsawan’ yakni mereka yang berduit sahaja mampu merasai keenakannya  kerana harga yang mahal. Hari ini pun harga  seekor udang kara bersaiz enam inci berharga RM60 sekilogram. Pastinya masih agak mahal bagi golongan pertengahan.

Namun hari ini  jika anda kreatif dan rajin anda bukan saya dapat merasai keenakan isinya malah dalam masa pemeliharaan anda dapat menjadikan udang kara ini sebagai hiasan jika diternak di akurium. Malah anda mampu menambah pendapatan dengan menjual kepada kawan-kawan anda yang ingin merasa keenakan isi undang kara yang menjadi makanan eksklusif di hotel-hotel dan restoran.

Dee Udang Kara yang menjalankan operasinya di Hutan Petai berhampiran kampung Machang Bubok  dan Bukit Teh menyediakan Kursus Menternak Udang Kara  pada setiap hari Sabtu. Anda yang tidak punya tempat boleh menternak di dalam akurium, bekas fibre atau apa saja yang sesuai dengannya. Bagi mereka yang mempunyai  kawasan lapang boleh membina kolam simen atau kolam sedia ada.

“Untuk menyertai kursus ini saya kenakan harga yang minima dan sebenarnya harga itu akan ditukar ganti dengan saya memberikan beberaka pasang udang kara untuk balik dan terus menternaknya. Anda tidak perlu lagi membeli untuk menternaknya.”

“Sekiranya anda menternak dengan agak besar dan banyak dan tidak dapat memasarkannya saya sedia membeli kembali udang kara tersebut kerana sehingga kini saya masih tidak mampu memenuhi permintaan pasaran.”


“Jika ada masalah ketika menternaknya selepas menghadiri kursus ini peserta boleh menghubungi saya pada bila-bila masa dan saya bersedia memberikan khidmat nasihat. Sekiranya anda berminat boleh menghubungi saya di talian 018-393 3877” ujarnya.

1 comment:

  1. Assalamualaikum
    senang sekali saya bisa menulis kisah nyata kami
    dan berbagi kepada teman-teman disini.

    Meski hidup dalam keprihatinan, karena hanya mengandalkan penghasilan dari jual gorengan, namun rumah tangga kami terbilang harmonis. Jika berselisih paham, kami selalu menempuh jalan musyawarah. Hal itu wajib kami terapkan untuk menutupi aib dan segala bentuk kekurangan yang ada dalam rumah tangga kami agar tidak terdengar oleh orang luar. Karena begitulah pesan dari para orang tua kami.

    Hari demi hari aku habiskan hanya untuk bekerja dan bekerja. Hal itu aku lakukan, selain sadar akan tanggung jawabku sebagai orang tua , juga ingin menggapai harapan dan cita cita. Yah, mungkin dengan begitu ekonomi keluargaku dapat berubah dan aku bisa menyisihkan sedikit uang penghasilanku itu untuk masa depan anak-anakku dikemudian hari. Namun semua itu menjadi sirna.

    Selanjutnya kami pun melangkah untuk mencobanya minta bantuan melalui dana gaib tanpa tumbal,alhamdulillah dalam proses 1 hari 1 malam kami bisa menbuktikan.

    Jalan ini akan mengubah kemiskinan menjadi limpahan kekayaan secara halal dan tidak merugikan orang lain.

    Alhamdulillah semoga atas bantuan ki witjaksono terbalaskan melebihi rasa syukur kami,
    saat ini karna bantuan aki sangat berarti bagi keluarga kami.
    Bagi saudara-saudaraku yg butuh pertolongan silahkan hubungi
    Ki Witjaksono di:+62852-2223-1459
    Supaya lebih jelas kunjungi blog http://bocorantogelsingapura59.blogspot.co.id

    Atau ~KLIK DISINI~

    ReplyDelete